MAKALAH
Unsur – Unsur Pembentuk IOT
Dosen Pengampu : Mustofa Alman Faluti, S.Kom
Disusun oleh :
Nama : Nida’ul Khoiriyah
NIM : 2002126
Kelas : TI 3D
TEKNIK INFORMATIKA
POLITEKNIK PURBAYA
TEGAL
2021
Kata pengantar
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat-Nya sehingga makalah ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya.
Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Bahkan kami berharap lebih jauh lagi agar makalah ini bisa pembaca praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi kami sebagai penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman Kami. Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Pemalang, 12 oktober 2021
Nida’ul Khoiriyah
DAFTAR ISI
Kata pengantar 1
Daftar isi 2
BAB I 3
PENDAHULUAN 4
Latar belakang 5
Rumusan masalah 6
Tujuan penulisan 7
BAB II 8
2.1.Pengertin IOT (Internet of things) 9
2.2.Unsur-unsur pembentuk Internet Of Things 10
2.3.Bidang penerapan Internet Of Things 11
BAB III 12
PENUTUP 13
3.1.Kesimpulan 14
Daftar Pustaka 15
BAB I
PENDAHULUAN
Latar belakang
erkembangan teknologi informasi mendorong perubahan zaman yang semakin pesat. Pada era revolusi industri 4.0, kita mungkin sering mendengar istilah Internet of Things (IoT). Kedepannya, potensi market place dari IoT ini akan semakin besar. Untuk itu pemerintah sendiri telah mencanangkan program Making Indonesia 4.0 yang salah satu kompenennya ialah IoT.
sendiri dapat diartikan sebagai aktivitas antara manusia dan benda (things), benda dengan benda, seperti sensor, robot, platform, dan cloud yang terhubung melalui protokol komunikasi standar untuk saling menerima atau mengirimkan informasi sehingga memungkinkan proses kerja tertentu menjadi lebih efisien.
Rumusan Masalah
Apa itu IoT?
Apa saja unsur – unsur pembentuk Iot?
Bagaimana cara kerja IoT?
Bagaimana penerapan IoT?
Tujuan Penulisan
Mengetahui pengertian IoT
Mengetahui unsur-unsur pembentuk IoT
Mengetahui penerapan IoT dikehidupan sehari-hari
Memenuhi tugas mata kuliah Jaringan Komputer (IoT)
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.Pengertian Internet Of Things (IOT)
Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep dimana objek tertentu memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan wifi, jadi proses ini tidak memerlukan interaksi dari manusia ke manusia atau manusia ke komputer. Semua sudah dijalankan secara otomatis dengan program, hanya dengan internet konsep hal tersebut bisa dijalankan.
Internet of Things biasa disebut dengan (IoT). Dan teknologi ini sudah berkembang pesat mulai dari teknologi nirkabel (tanpa-kabel), micro-electromechanical systems (MEMS) dan jaringan internet.
Tidak hanya itu, Internet Of Things (IoT) juga menerapkan dengan RFID atau pengenal frekuensi radio untuk metode komunikasinya. Dan Internet Of Things (IoT) dapat mencakup teknologi-teknologi lainnya seperti sensor, nirkabel maupun kode QR.
Kemampuan dari Internet of Things (IoT) bermacam-macam, mulai dari berbagi data, mengoperasikan suatu benda atau mesin dan menjadi remote control.
2.2 Unsur-unsur pembentuk Internet Of Thins (IOT)
Ada beberapa unsur pembentuk Internet Of Things (IoT) dalam membuatnya, termasuk kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) , sensor, konektivitas dan berbagai pemakaian perangkat yang ukurannya kecil seperti: chip, micro-controller dan lain-lain.
Berikut ini merupakan beberapa unsur dari pembentuk Internet Of Things (IoT):
Sensor, sensor disini merupakan pembeda yang menjadikan uniknya Internet Of Things (IoT) dibanding mesin canggih lain. Sensor ini berfungsi sesuai yang apa dijalankan pada program Internet Of Things (IoT) dan mengubah Internet Of Things (IoT) dari jaringan standart menjadi suatu sistem aktif yang bisa dintegrasikan hingga dioperasikan ke aktivitas sehari-hari.
Connectivity / Konektivitas, konektivitas dalam Internet Of Things (IoT) adalah membuka untuk jaringan baru dan jaringan khusus Internet Of Things (IoT) Jadi jaringan ini tidak terikat dengan penyedia jaringan. Jadi jaringan tidak harus mahal dan skala yang besar. Konektivitas yang digunakan bisa menggunakan skala kecil yang lebih murah. Karena Internet Of Things (IoT) bisa membuat jaringan kecil ini berada diantara sistem.
Small, Internet Of Things (IoT) kebanyakan menggunakan perangkat yang kecil. Hal ini dapat mendukung dan meningkatkan ketepatan, fleksibel, skalabilitas dan mobilitas dalam pengembangan Internet Of Things (IoT). Teknologi seperti ini yang dibutuhkan di kalangan masyarakat untuk mengurangi ruang letak benda dan lebih efisien
2.3 Cara kerja Internet Of Things (IOT)
Cara kerja Internet Of Things (IoT) adalah memanfaatkan program, dimana setiap program yang dibuat akan menghasilkan interaksi antara mesin yang akhirnya terhubung otomatis tanpa adanya campur tangan manusia dan tanpa terbatas jarak bisa terhubung ketika status aktif terus.
Misalnya, mesin pompa air sawah yang biasanya di kerjakan secara manual oleh manusia. Dengan adanya Internet Of Things (IoT) mesin pompa air sawah tersebut di modifikasi hingga mesin tersebut dilakukan pemrograman untuk bisa terhubung antara mesin tersebut dengan manusia hanya menggunakan alat digital atau smartphone.
Sehingga nantinya operator manusia bisa menyalakan dan mematikan mesin tersebut dan dapat melakukan hal-hal lainnya hanya dengan menggunakan sebuah aplikasi / softwaretertentu.
Bidang Penerapan Internet Of Things (IoT)
Transportasi, transportasi umum dalam sistem pembayarannya bisa dilakukan secara digitalisasi hanya dengan melakukan scan QR kode yang tersedia pada transportasi umum tersebut penumpang bisa dengan cepat menyelesaikan pembayaran.
Pertanian, mesin pompa air sawah yang biasanya di kerjakan secara manual oleh manusia. Dengan adanya Internet Of Things (IoT) mesin pompa air sawah tersebut di modifikasi hingga mesin tersebut dilakukan pemrograman untuk bisa terhubung antara mesin tersebut dengan manusia hanya menggunakan alat digital.
Lingkungan, lampu rumah atau jalan perumahan untuk menyalakan dan mematikan lampu tersebut harus dilakukan secara manual dengan saklar yang terhubung oleh lampu tersebut. Internet Of Things (IoT) mempermudah pekerjaan manusia, jadi lampu tersebut dipasangkan micro-controller dan sensor otomatis sehingga nantinya lampu tersebut bisa menyala dan mati secara otomatis dengan mendeteksi sistem pencahayaan pada daerah sekitar lampu tersebut. Saat cahaya mulai terang (pagi) lampu tersebut akan mati secara otomatis dan sebaliknya jika cahaya mulai gelap/redup (malam) lampu tersebut akan mati juga secara otomatis.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kesimpulannya Internet Of Things (IoT) dapat mempermudah pekerjaan manusia dalam bidang apapun untuk masa depan. Hal ini juga termasuk perkembangan teknologi yang sudah mulai berkembang di mancanegara dan juga tentunya di Indonesia.
Unsur pembentuk IoT yang mendasar temasuk kecerdasan buatan, konektivitas, sensor, keterlibatan aktif serta pemakaian prangkat buruk kecil
Daftar Pustaka
https://www.itb.ac.id/news/read/57158/home/menilik-perkembangan-iot-di-indonesia